Kondisi Palu Yang Darurat Dimanfaatkan Segelintir Orang Menjarah Handphone Dan Transmart

By | Oktober 14, 2019

Kondisi Palu memang memperhatinkan bung, dan masih berstatus darurat. Namun ada saja segelintir orang yang memanfaatkan peristiwa menyerupai ini untuk melaksanakan aksi-aksi tercela menyerupai penjarahan yang dilakukan di toko handphone dan sentra perbelanjaan elektronik. Hal ini pun eksklusif diberantas secara cepat, oleh kepolisian.

“Tadi pagi saya sanggup laporan ada yang mencoba menjarah toko Hp, lalu polisi pun berhasil melaksanakan antisipasi. Selain itu juga ada isu Transmart di sana coba untuk dimasuki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tapi sanggup diantisipasi,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sebagaimana diketahui jikalau di hari pertama dan hari kedua sehabis gempa sudah ada agresi penjarahan yang dilakukan. Ada pun hal ini terjadi karena tunjangan logistik masih banyak dan belum masuk ke tempat Donggala. Setyo pun meminta seluruh korban peristiwa untuk tetap tenang, alasannya yaitu ketika ini tunjangan logistik sudah dikirimkan dari aneka macam penjuru. Hanya saja alasannya yaitu faktor jlan yang rusak jawaban gempa menciptakan pengiriman logistik mengalami kendala.

Akses jalan yang dilakukan pengiriman dari Gorontalo memakan waktu 10 jam sedangkan dari Sulawesi Barat 8 jam. Meskipun dengan kondisi genting menyerupai ini polisi bakal tetap menindak dengan tegas para pelaku penjarahan.

“Tetapi yang tidak benar yaitu mengambil materi elektronik, maka saya lihat ada yang ambil ban sepeda motor ini yaitu kriminal murni, harus dipahami masyarakat semua melaksanakan kejahatan di ketika peristiwa itu disebut pemberatan tampaknya lebih berat dari bahaya biasa,” tegasnya dikutip dari Kumparan.